Beredar informasi di media sosial terkait penyerangan empat pos darurat TNI-Polri dan perampasan amunisi oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua pada tanggal 18 Mei hingga 25 Mei 2020 lalu.
Faktanya, dilansir dari Tribunnews.com, Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Beliau mengatakan informasi itu merupakan upaya provokatif dari KKB dengan tujuan menimbulkan kepanikan warga di Papua, khususnya di Kabupaten Nduga. Kamal juga meminta warga tak perlu khawatir karena petugas gabungan TNI dan Polri akan selalu siaga untuk mengejar KKB di Papua.