Beredar sebuah unggahan di media sosial dengan klaim yang menyebut bahwa Israel telah menemukan obat Covid-19, sehingga tidak memerlukan lagi vaksinasi Covid-19.
Faktanya, dilansir dari Kumparan.com yang juga mengutip dari India Today Anti Fake News War Room, obat anti Covid-19 yang tengah dikembangkan oleh Israel atau EXO-CD24 masih dalam tahap uji coba awal. Namun, tidak benar jika obat tersebut akan meniadakan persyaratan vaksinasi. Baik para peneliti yang melakukan uji coba terhadapnya, maupun pemerintah Israel tidak pernah memberikan pernyataan tersebut. Selanjutnya, dilansir dari The Jerusalem Post, Prof. Nadir Arber yang memimpin penelitian obat EXO-CD24 mengatakan, vaksin tetap harus diberikan karena memiliki fungsi seharusnya dalam membantu mencegah penyebaran virus.
Program inovasi Bidang Persandian berbasis kinerja utama dan unggulan Dinas Kominfo dan Persandian Kab. Buleleng adalah Satgas Cyber Incident Response Team (CIRT) merupakan tim kolaborasi yang bersinergi dalam merespon cepat penanganan kejahatan siber untuk mengawal pimpinan dan generasi millenial dari selengkapnya...