Beredar di media sosial Facebook, sebuah video berisi narasi bahwa Rusia telah mengirim 9.000 personel tentaranya ke perbatasan Indonesia-Australia. Pengiriman personel tentara itu disebut untuk membantu Indonesia mempertahankan wilayahnya dari serangan Australia dan Amerika Serikat.
Faktanya, klaim Rusia mengirimkan 9.000 tentaranya untuk membantu Indonesia mempertahankan wilayahnya dari serangan Australia dan Amerika Serikat adalah tidak benar. Dilansir dari periksafakta.afp.com, video tersebut merupakan video berita terkait pengiriman tentara Rusia ke Belarus, bukan Indonesia.
https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.32NG6JW
Program inovasi Bidang Persandian berbasis kinerja utama dan unggulan Dinas Kominfo dan Persandian Kab. Buleleng adalah Satgas Cyber Incident Response Team (CIRT) merupakan tim kolaborasi yang bersinergi dalam merespon cepat penanganan kejahatan siber untuk mengawal pimpinan dan generasi millenial dari selengkapnya...